Kisah Sukses Pendiri Startup Traveloka, Ferry Unardi

Indonesia adalah negara dengan penduduk terbesar di dunia yang sangat potensial menumbuhkan peluang bisnis apa pun. Apalagi mayoritas penduduk telah melek internet mencapai angka 88% dari total penduduk yang mencapai 262 juta jiwa. Tentu prosentase tersebut bakal terus bertambah seiring kemajuan teknologi yang kian canggih. Melihat peluang tersebut, banyak orang berlomba menciptakan startup yang bisa mempermudah akses apa pun. Salah satu yang banyak diperbincangkan khalayak adalah kisah sukses Ferry Unardi sebagai pendiri situs Traveloka.

Peluang yang dimanfaatkan sosok Ferry Unardi

Kisah sukses Ferry Unardi tentu tak lepas dari kecerdikan pemuda tersebut melihat potensi bisnis yang memanfaatkan situs internet. Pria kelahiran Padang pada tanggal 16 Januari 1988 tersebut lebih tertarik mengembangkan bisnis startup lokal dibandingkan menyelesaikan pendidikan di Amerika Serikat. Padahal, ia berstatus mahasiswa Harvard Bussiness School untuk mendapatkan gelar Master of Bussinness Administration. Dia memilih membangun bisnis sendiri sehingga hanya menyelesaikan satu semester pertama.

Sebelumnya, Ferry sempat mengenyam pendidikan di Purdue University sebagai lulusan Computer Science and Engineering serta pernah bekerja sebagai Software Engineer di Microsoft, Seatle, USA, selama kurang lebih tiga tahun lamanya. Hidup delapan tahun di negeri Paman Sam tampaknya mengajari Ferry banyak hal termasuk ide awal membangun startup Traveloka. Ia melihat peluang pasar Indonesia yang diprediksi bakal menjadi tiga negara yang akan terus berkembang di bisnis startup selain India dan China.

Pengalaman bekerja yang mumpuni membuat Ferry lantas mendirikan startup lokal pertama yang memudahkan banyak orang memesan tiket pesawat terbang secara online, Traveloka. Awalnya, Ferry merasa kesulitan jika ingin pulang kampung ke Padang dari Amerika Serikat.

Hal itulah yang membuatnya memiliki ide membuat bisnis startup yang bisa bermanfaat untuk semua orang. Bertujuan memudahkan para pecinta travelling memesan tiket pesawat dari lokasi mana saja ke tempat yang diinginkan menjadi titik awal kisah sukses Ferry Unardi.

Kisah sukses Ferry Unardi membangun bisnis startup Traveloka

Jangan melihat kejayaan Traveloka saat ini namun lihat perjuangan keras Ferry membuat bisnis ini berkembang. Ya, kisah sukses Ferry Unardi membuat Traveloka didukung oleh beberapa rekannya selama di Amerika Serikat. Dia bekerja sama dengan rekan yang pernah bekerja di Microsoft serta orang asli Indonesia bernama Albert dan Derianto Kusuma. Mereka pun membangun sebuah startup yang resmi didirikan pada bulan Maret 2012 yang lalu. Launching resmi Traveloka sendiri sebagai situs pesan tiket pesawat pada Oktober 2012.

Sebenarnya, konsep awal Traveloka sendiri adalah mesin pencari dan pembanding harga tiket pesawat yang murah. Hanya saja banyak orang lebih suka sekalian pesan tiket sehingga startup ini pun terus berkembang sesuai permintaan konsumen. Pada tahun 2013 lalu, startup Traveloka tak hanya bisa untuk memesan tiket pesawat saja namun juga reservasi hotel terpercaya. Kisah sukses Ferry Unardi mendirikan startup Traveloka menjadi salah satu aplikasi pertama yang diminati banyak orang karena sangat praktis.

Kisah sukses Ferry Unardi sendiri mulai terkenal di Indonesia yang merintis bisnis ini dari nol hingga berjaya sampai sekarang. Tak heran jika akhirnya pihak Forbes menempatkan nama pria ini sebagai salah satu entrepreneur sukses dibawah 30 tahun pada 15 Desember 2015 lalu. Selain itu, banyak sekali penghargaan yang diraih Ferry Unardi sebagai pelopor startup perjalanan paling kredibel di Indonesia seperti Marketing Champion 2015 dan lain-lain.

Sekarang, anda bisa melihat dan mendapatkan inspirasi dari kisah sukses Ferry Unardi yang telah membuat Traveloka menjadi situs perjalanan yang memiliki jaringan besar. Dipastikan ada sekitar 7,5 juta pengunjung yang mengakses situs Traveloka per bulan atau setidaknya 250 ribu per hari. Tentu angka tersebut akan terus bertambah pada hari tertentu seperti musim liburan akhir tahun atau bulan Desember. Bisa anda bayangkan berapa nilai keuntungan yang bakal didapat Traveloka per bulan?

Tak heran jika Ferry Unardi memiliki banyak sekali karyawan mencapai 270 orang saat ini. Jumlah yang sangat banyak untuk perusahaan yang baru berkembang sejak tahun 2012 hingga sekarang. Pertumbuhan lalu lintas udara yang kian besar seiring meningkatnya keinginan masyarakat untuk melakukan perjalanan baik bisnis atau travelling membuat bisnis startup yang sama terus bermunculan. Namun, Traveloka tetap menjadi pilihan utama situs yang diakses masyarakat Indonesia.

Jika anda tertarik mencoba bisnis startup teknologi, bisa mendapatkan ilmu dari kisah sukses Ferry Unardi yang terus mengembangkan aplikasi ini meski ada banyak kompetitor yang bermunculan. Tentu ia juga mempertimbangkan timing yang tepat dan aplikasi e-commerce yang sederhana namun mampu menarik pesanan tinggi. Pasar Indonesia yang terus terbuka terhadap digitalisasi semakin dilirik banyak orang termasuk investor asing. Siapkan diri dan keahlian anda agar bisa menjadi Ferry Unardi lain dimasa depan.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *